Selasa, 13 Maret 2012

Takakura

Berbagai cara mengelola sampah telah dilakukan masyarakat Indonesia. Dari pengelolaan sampah sederhana yang dilakukan dalam skala rumah tangga, hingga pengelolaan yang mengikutsertakan banyak orang seperti pengelolaan sampah yang dikelola dan diatur oleh dinas kebersihan. Tapi sebenarnya definisi sampah itu sendiri apa sih? Dinas Pekerjaan Umum (1986) berdasarkan cara pengelolaan dan pemanfaatannya, membagi pengertian sampah menjadi tiga antara lain,

Sampah Basah (Garbage) yang  terdiri dari bahan organik yang mudah membusuk jika dibiarkan dalam keadaan basah, seperti sisa makanan, sayuran, buah-buahan dan dedaunan. lalu Sampah Kering (Rubbish) adalah sampah yang terdiri dari bahan organik yang  sulit membusuk. Sampah kering logam, terdiri dari kaleng, pipa besi tua, baut, seng dan segala jenis logam yang sudah usang, sedangkan sampah kering non logam terdiri dari sampah kering mudah terbakar (kerta, karton, kayu, kain,kulit) dan sampah kering sulit terbakar (pecahan gelas, botol, dan kaca).selain keduanya juga ada, Sampah Lembut  yang tersusun dari partikel-partikel kecil dan memiliki sifat mudah berterbangan serta membahayakan atau mengganggu pernapasan dan mata, seperti debu dan abu.
Pengertian-pengertian sampah yang telah tertera di atas, adapun cara pengolahan sampah agar menjadi pupuk kompos yang ramah lingkungan, yaitu dengan cara pembuatan Takakura
Takakura merupakan alat pengomposan sampah organik untuk skala rumah tangga dengan bentuk yang praktis, bersih dan tidak berbau, sehingga sangat aman digunakan di rumah. Selain di gunakan dalam lingkungan rumah tangga, Takakura sendiri dapat di lakukan di sekolah yang memiliki banyak pepohonan atau tanaman hias lainnya.

Berikut adalah langkah dan bahan-bahan pembuatan Takakura
Bahan dan Alat:
1. Sampah (daun, syuran busuk. sisa nasi, sisa buah, dll)
2. Tetes Tebu
3. Bantalan sekam
4. Mikroorganisme (bakteri)
5. Keranjang berpori
6. Kardus
7. Kain
8. kompos
Cara Pembuatan :
1. Siapkan keranjang berpori dengan dimasukkan kardus kedalam keranjang
2. Masukkan bantalan sekam.
3. Potong sampah dengan lebar sekitar 2 cm
4. Campur kompos, sampah, tetes tebu dan mikroorganisme
5. Lalu masukkan kedalam keranjang
6. Tambahkan bantalan sekam diatasnya
7. Tutup dengan kain
8. Tutp keranjang dengan penutupnya.  
Letakkan Keranjang Takakura di tempat yang terhindar dari sinar matahari langsung.
Bila kompos kering, perciki air bersih sambil diaduk merata. Suhu ideal adalah 60 derajat celsius.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar